Home » article » Mahasiswa Thailand Akan Kuliah Di STKIP

Mahasiswa Thailand Akan Kuliah Di STKIP

STKIPPGRI-BKL, Tim dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris STKIP PGRI Bangkalan mengikuti seminar pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran di aula UNISMA Malang pada Jumat (1/4/2016). Seminar ini dihadiri oleh dosen tamu dari Thailand, Prof. Sombat Khruatong Ph.D. Saat ini, STKIP PGRI Bangkalan memang sudah menjalin kerjasama dengan Universitas Prince of Songkla, Ce8eliEWsAEyy1qPhuket Thailand tempat Prof Sombat (pangilan akrab Prof. Sombat Khruatong Ph.D) bernaung.

Thailand berencana memberikan sumbangan buku ke STKIP PGRI Bangkalan. Selain itu, juga akan mengirim minimal 10 mahasiwa sebagai realisasi program pertukaran mahasiswa dengan STKIP. Prof Sombat mengaku senang dan bersedia hadir di Bangkalan jika mendapatkan undangan dari STKIP PGRI Bangkalan.

Seminar tersebut merupakan tindak lanjut penandatanganan kerjasa sama antara perguruan di Thailand dengan sejumlah perguruan tinggi dalam negeri, termasuk STKIP PGRI Bangkalan.

“Kita sangat senang dengan kehadiran Prof Sombat ke Indonesia. Ini bukti bahwa mereka serius menjalin kerja sama di bidang peningkatan mutu pendidikan tinggi,” ungkap Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Inggris STKIP PGRI Bangkalan, Mustain, M.Pd ketika dihubungi Bagian Humas STKIP.

Setelah seminar, tim kemudian bergerak menuju stadion kebanggaan klub sepak bola Arema, stadion Gajayana Malang untuk mengikuti festival Seni dan Budaya. Festival seni dan budaya yang sangat meriah ini digelar mulai pukul 12 siang hingga pukul 3 sore.

Aneka seni tari dan gelaran budaya tampil memukau para tamu yang hadir. Festival ini dihadiri oleh sejumlah menteri kabinet kerja, anggota DPR RI, serta perwakilan perguruan tinggi se-Jawa Timur. Menteri Perdagangan secara simbolis membuka acara tersebut.

Hingga berita ini ditulis, tim dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris STKIP PGRI Bangkalan masih menjalankan tugasnya di Malang.(bag.humas)

 
Das traf menschen aller schichten und gruppen, kirchliche amtsträger ebenso wie laien, männer wie frauen, katholiken wie orthodoxe und protestanten, und die verfolgung fand in allen staaten https://schreib-essay.com/ mittel- und osteuropas statt.