Home » article » Mahasiswa STKIP Kunjungi Bank Indonesia

Mahasiswa STKIP Kunjungi Bank Indonesia

STKIPPGRI-BANGKALAN, Selasa (21/11/2016) rombongan mahasiswa dari semester 7 Program Studi Pendidikan Ekonomi STKIP PGRI Bangkalan melakukan kunjungan ke Bank Indonesia di Surabaya. Mahasiswa berangkat bersama 7 dosen pendamping dari Program Studi Pendidikan Ekonomi.

Kedatangan STKIP PGRI Bangkalan disambut baik oleh Dandot Irawan selaku Divisi Pengembangan Ekonomi yang berada dalam Tim Kehumasan. Bank Indonesia dalam pertemuan dengan mahasiswa STKIP ini membuat tema, Bank Indonesia Mengajar: Cinta dan Kerja Bank Indonesia untuk Negeri. Sebanyak 90 mahasiswa STKIP PGRI Bangkalan nampak sangat antusias ketika berada di Hall Kahuripan.

img-20161122-wa039Ketua dosen pembina, Octaviana Arisinta, S.Ak., M.Ak, menjelaskan bahwa kegiatan kunjungan ini merupakan kegiatan yang rutin yang dilakukan oleh Program Studi Pendidikan Ekonomi STKIP PGRI Bangkalan yang berkaitan dengan mata kuliah Lembaga Keuangan Bank dan Non Bank. Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa Bank Indonesia sebagai bank sentral menjadi pengatur sirkulasi mata uang rupiah.

Sekretaris Prodi, Ruski, M.Pd dalam sambutanya mendukung penuh terselenggaranya kegiatan ini yang bertujuan untuk mengenalkan Bank Indonesia kepada mahasiswa Prodi Studi Pendidikan Ekonomi.

Tim Kehumasan yang sekaligus memberi sambutan pada acara kunjungan ini Bapak Dandot Irawan menjelaskan tentang seputar sosialisasi program-program yang direncanakan oleh Bank Indonesia. Tujuan Bank Indonesia pasca keberadaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. Peran Bank Indonesia selanjutnya adalah dalam stabilitas sistem keuangan.

Materi yang cukup menarik sebagai pengetahuan dalam ke-bank sentral-an adalah  peran Bank Indonesia dalam stabilitas sistem keuangan. Mengapa sistem keuangan perlu diatur oleh otoritas, yaitu antara lain meningkatkan keterbukaan dan ketersediaan informasi kepada investor, menjaga kesehatan sistem keuangan dalam bentuk stabilitas, ketangguhan, dan efisiensi sistem keuangan.

Penjelasan lebih lanjut bahwa ada pemilahan antara Bank Indonesia, OJK, serta Lembaga Penjamin Simpanan, yaitu antara lain, Bank Indonesia melakukan pengawasan terkait risiko sistemik. OJK melakukan pengawasan terkait kesehatan individu lembaga keuangan. Sedangkan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melakukan penjaminan-penjaminan simpanan nasabah. (bag. humas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*