Home » article » Anggota DPR RI Gelar Kunker dan Kuliah Umum di STKIP

Anggota DPR RI Gelar Kunker dan Kuliah Umum di STKIP

img_5002

STKIPPGRI-BANGKALAN, STKIP PGRI Bangkalan sebagai kampus pendidikan tertua di Madura rupanya menjadi perhatian bagi anggota DPR RI. Buktinya, kemarin (7/10), anggota DRP RI dari Partai Golkar yang duduk di Komisi I, H. Zainudin Amali berkesempatan hadir di kampus STKIP PGRI Bangkalan dalam rangka agenda kunjungan kerja (kunker) dan memberia kuliah umum.

Dalam acara yang dipusatkan di Graha STKIP PGRI Bangkalan tersebut, hadir Ketua STKIP PGRI Bangkalan Dr. H. Sunarjo, SH., M.Hum, sejumlah dosen, dan mahasiswa STKIP PGRI Bangkalan. Dalam sambutannya, Dr. H. Sunarjo, SH., M.Hum mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kehadiran angota DPR RI H. Zainudin Amali di STKIP PGRI Bangkalan.

Dr. H. Sunarjo, SH., M.Hum pun berharap dengan kehadiraan anggota DPR RI dapat menyerap aspirasi mahasiswa, lebih-lebih dapat lebih memperkenalkan STKIP PGRI Bangkalan di tingkat nasional. ”Menurut pengetahuan saya, sejak kampus ini berdiri, ini kali pertama STKIP PGRI Bangkalan didatangi anggota DPR RI,” ujar Dr. H. Sunarjo, SH., M.Hum disambut tepuk tangan meriah peserta.

Lebih jauh Dr. H. Sunarjo, SH., M.Hum menjelaskan, STKIP PGRI Bangkalan yang akan terus mengembangkan diri dengan membuka prodi-prodi baru tentu sangat berharap dukungan dan bantuan anggota DPR RI. ”Semoga kehadiran bapak H. Zainudin Amali ini dapat membantu STKIP PGRI Bangkalan makin berkembang,” pungkasnya.

Sementara itu anggota DRP RI dari Partai Golkar yang duduk di Komisi I, H. Zainudin Amali mengaku bersyukur dapat terjun langsung ke masyarakat, lebih khusus di kalangan akademis. H. Zainudin Amali pun memiliki harapan yang besar, kehadirannya di kampus STKIP PGRI Bangkalan dapat menampung segala aspirasi, kritik, dan masukan yang nantinya dapat dibawa menuju DPR RI.

”Sumber daya alam yang ada di Madura sangat melimpah, mulai dari laut hingga potensi minyak dan gas bumi. Akan tetapi keterlibatan masyarakat di posisi penting perusahaan tersebut sangat terbatas, karena rata-rata pengelolanya ditangani pihak asing. Semoga ke depan kita mampu menjadi tuan rumah di negeri kita sendiri,” tukasnya. (bag. humas)

img_4991